Home Internasional 4 Presiden Amerika Serikat yang Tewas Tertembak

4 Presiden Amerika Serikat yang Tewas Tertembak

6 min read
Komentar Dinonaktifkan pada 4 Presiden Amerika Serikat yang Tewas Tertembak
0
34

Perjalanan panjang Amerika Serikat (AS) sebagai bangsa mewarnai pembunuhan sejumlah presiden negara. Tercatat ada 4 Presiden AS yang meregang nyawa ditembus timah panas. Selain itu, tercatat pula jumlah upaya pembunuhan Presiden Amerika Serikat berhasil digagalkan.

Hingga saat ini, misteri itu masih menyelimuti sejumlah tragedi pembunuhan itu. Berbagai teori dan spekulasi muncul seiring berjalannya waktu. Hanya satu yang pasti, mereka yang meninggal saat memimpin AS, namanya masih diingat sampai sekarang. Berikut empat presiden AS terbunuh saat masih menjabat.

Abraham Lincoln (1809-1865)

Presiden AS ke-16 Abraham Lincon menjadi presiden AS pertama yang mati karena timah. Lincoln yang bertugas dari 4 Maret 1861 hingga 15 April 1865, ditembak oleh pendukung konfederasi, John Wilker Booth pada 14 April 1965.

Lincoln tertembak saat menonton pertunjukan drama di Ford Theatre di Washington DC. Booth menembak Lincoln dengan pistol tepat di belakang kepala. Booth sendiri akhirnya meninggal pada 26 April 1865 ketika pasukan AS berhasil mengepung tempat persembunyiannya di sebuah rumah pertanian.

Lincoln dianggap sebagai salah satu presiden paling sukses dalam sejarah AS. Membawa AS keluar dari perang saudara, mempertahankan persatuan, dan menghapuskan perbudakan adalah prestasi Lincoln terbesar ke Amerika Serikat.

Sebagai bentuk penghargaan, nama, wajah, dan sosok Lincoln diabadikan dalam berbagai bentuk. Mata uang, patung raksasa, dan ukiran wajah di gunung menjadi butki jika sosok Lincoln selalu diingat oleh warga AS.

James Abram Garfield (1831-1881)

Presiden Amerika Serikat berikutnya yang menjadi korban pembunuhan adalah James Abram Garfield. Garfield, lahir di Moreland Hills, Ohio, 19 November 1831 adalah Presiden AS ke-20. Sebelum melayani sebagai presiden, Garfield bertugas di militer dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal.

Dia dilantik sebagai presiden pada tanggal 4 Maret 1881. Hanya empat bulan Garfield menduduki kursi Presiden AS. Pada 2 Juli 1881, Garfield ditembak oleh Charles J. Guiteau di stasiun Baltimore & Potomac, Washington DC. Guiteau dua kali melepaskan tembakan. Tembakan pertama dari lengan kanan, dan tembakan kedua di punggung Garfield.

Setelah 11 minggu dalam perawatan, Garfield akhirnya menghembuskan napas karena komplikasi dan infeksi. Posisi Garfield digantikan oleh Chester Alan Arthur, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden AS.

Sebelum kematiannya, Garfield sebenarnya memiliki banyak rencana untuk direalisasikan. Dia bermaksud meluncurkan program pengembangan besar-besaran di AS. Namun, rencana itu dimakamkan bersama dengan tubuh Garfield.

William McKinley (1843-1901)

Memasuki abad ke-19, tragedi pembunuhan kembali terhadap Presiden Amerika Serikat. Kali ini korbannya adalah Presiden AS ke-25, William McKinley, Jr. Tokoh yang lahir di Niles, Ohio, pada 29 Januari 1843 menduduki kursi Presiden AS pada 4 Maret 1897 hingga 14 September 1901.

Sebelum menjabat sebagai Presiden AS, McKinley telah bekerja sebagai jaksa. Selanjutnya ia memasuki gedung Parlemen AS pada 1877. Kemudian pada 1891, McKinley terpilih sebagai Gubernur Ohio. Pada 1896, ia berjuang untuk jabatan Presiden Amerika Serikat dan berhasil.

Pada tanggal 6 September 1901, ketika menghadiri Pameran Pan-Amerika di Buffalo, New York, McKinley ditembak oleh seorang anarkis bernama Leon Czolgosz Frank. McKinley menderita dua luka tembak. Dia tidak mati seketika.

Delapan hari setelah insiden penembakan itu, McKinley akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Dia terdaftar sebagai Presiden AS terakhir yang merupakan veteran perang sipil yang menghantam AS pada pertengahan abad ke-18.

John Fitzgerald Kennedy (1917-1963)

Penembakan yang menimpa John F. Kennedy menjadi salah satu tragedi pembunuhan yang paling dramatis dalam sejarah. Tidak hanya di AS, tetapi juga di seluruh dunia. Hingga saat ini, misteri masih menyelimuti insiden penembakan ini.

Kennedy dilahirkan di Brookline, Massachusetts, 29 Mei 1917. Ia menjabat sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat dari 20 Januari 1961 hingga 22 November 1963. Kennedy adalah Presiden ke-25 Amerika Serikat dan salah satu presiden yang namanya selalu diingat oleh warga AS hari ini.

Insiden penembakan Kennedy terjadi di Dallas, Texas, pada 22 November 1963. ketika dalam konvoi kendaraan terbuka, sebuah peluru ditembakkan dari kejauhan mengenai tenggorokan, punggung bagian atas, dan kepala. Kennedy terbunuh.

Meskipun pemerintah AS menyatakan Lee Harvey Oswald sebagai pelaku penembakan, tetapi banyak yang meragukannya. Sejumlah teori konspirasi masih menyelimuti kasus penembakan ini, bahkan setelah beberapa dekade berlalu.

Load More Related Articles
Load More By Admin2
Load More In Internasional
Comments are closed.

Check Also

Megawati: Prabowo Tak Pernah Menghujat

Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP  mengatakan, hubungan pribadinya dengan Prabowo Sub…