Home Pendidikan Peran Strategis Menghadapi Fakta Revolusi Industri 4.0

Peran Strategis Menghadapi Fakta Revolusi Industri 4.0

3 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Peran Strategis Menghadapi Fakta Revolusi Industri 4.0
0
91

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah mengubah muka dunia. Revolusi Industri pertama terjadi ketika tugas manusia digantikan oleh mesin.
“Kemunculan mesin uap oleh James Watt, telepon simpel oleh Alexander Graham Bell serta kereta api penumpang oleh George Stepenson pada sekitar abad ke-18 adalah milestone-nya. Revolusi ini sukses mengangkat perekonomian secara drastis dimana selama 2 abad setelah Revolusi Industri, kenaikan rata-rata penghasilan perkapita negara-negara di dunia menjadi enam kali lipat,” papar Rektor UNP, Prof Ganefri dalam sambutannya pada hari pertama Wisuda Ke-110 UNP, Jumat (16/3).

Peran Strategis Menghadapi Fakta Revolusi Industri 4.0

Dikatakan Prof Ganefri, revolusi Industri generasi kedua ditandai dengan munculnya pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam (combustion chamber). Inovasi ini juga memantik produksi berbagai alat komunikasi, mobil, pesawat terbang dll, yang mengubah wajah dunia secara signifikan. Kemudian Revolusi Industri generasi ketiga pada beberapa dekade terakhir, diwarnai dengan ekspansi teknologi digital, komputer dan telekomunikasi.
“Lompatan teknologi yang demikian tinggi membawakan kita pada era Revolusi Industri termin ke empat saat ini, atau populer disebut sebagai Revolusi Industri 4.0.,” terangnya.

Seperti diketahui Revolusi Industri 4.0 adalah istilah yang pertama kali muncul di Jerman pada tahun 2011 yang secara garis besar adalah integrasi dunia komunikasi digital dengan lini produksi di industri. driver-less vehicles, sampai perkembangan neuroscience dan neuro-technology yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak manusia oleh rekayasa genetika.
Proses pengolahan data yang cepat pada skala besar sebab dukungan piranti keras dan piranti lunak yang memadai dan pintar, serta harapan dunia usaha bakal layanan bernilai tambah, menyebabkan Revolusi Industri 4.0 menjadi tantangan bagi pendidikan tinggi secara umum.

Diterangkannya, Revolusi Industri 4.0 tak boleh tak akan mengakibatkan perubahan sifat tugas, munculnya jabatan, kompetensi serta profesi baru. Hal ini juga diikuti oleh hilangnya atau disruption beberapa tugas, jabatan dan kebutuhan keterampilan yang telah ada. Jawaban dari fenomena ini dikenal sebagai ketersediaan SDM berkualitas dan employable dengan jumlah memadai dan juga merata.
“UNP sebagai elemen utama penghasil SDM unggul bertanggung jawab sekaligus mempunyai peran strategis menghadapi tantangan itu. UNP telah dan terus membangun suatu taktik pembelajaran untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dalam Revolusi Industri 4.0 ” ujar Rektor UNP itu.

Load More Related Articles
Load More By Admin
Load More In Pendidikan
Comments are closed.

Check Also

Megawati: Prabowo Tak Pernah Menghujat

Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP  mengatakan, hubungan pribadinya dengan Prabowo Sub…