Home Nasional Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia

Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia

4 min read
0
0
13
Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia

Saat ini, ada upaya besar untuk memanipulasi demokrasi di Indonesia. Demikian disebut Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto. Prabowo juga menuding ada peran media dalam upaya manipulasi tersebut. Konteks kemarahan Prabowo terkait dugaan terhadap media tertentu yang dia anggap menyepelekan kegiatan Reuni 212 pada 2 Desember lalu.

Prabowo menuding saat ini pers banyak memberitakan hal-hal yang tidak benar.

“Semua lapisan, rakyat dicuci otaknya dengan pers yang terus terang saja banyak bohongnya daripada benarnya,” ujar Prabowo saat berpidato di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (5/12).

Prabowo tegas menyinggung sikap pers yang menurutnya berat sebelah. Hal ini dia nilai melalui pemberitaan yang ditampilkan beberapa media arus utama di Indonesia terkait Reuni Aksi 212 pekan lalu.

Prabowo mempermasalahkan tidak adanya media yang menurutnya jujur meliput gerakan umat ini. Dia juga mempermasalahkan jumlah massa yang sebagian besar media menulis ribuan sampai ratusan ribu. Padahal menurut Prabowo yang hadir banyak dan mencapai jutaan.

Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia
Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia

“Beberapa hari yang lalu ada acara besar di Monas. Hadir jutaan orang, tapi banyak media di Indonesia tidak melihatnya,” ucap Prabowo.

Berpidato selama kurang lebih 30 menit, Prabowo banyak menumpahkan kekesalannya terkait pemberitaan Reuni 212. Dia banyak mempermasalahkan tidak adanya media yang menyebut jumlah massa yang hadir mencapai belasan juta.
“Media hampir semua tidak mau meliput 11 juta lebih orang yang kumpul, yang belum pernah terjadi di dunia,” lanjutnya.

Prabowo menilai, atas dasar ini sikap media sudah tidak lagi objektif saat ini dan justru banyak memanipulasi masyarakat dengan cerita-cerita yang dikemas melalui berita yang sebagian besar tidak benar.

“Media kondang, media dengan nama besar, media yang mengatakan dirinya objektif dan bertanggung jawab justru mereka jadi bagian usaha memanipulasi demokrasi,” jelas Prabowo.

Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia
Terkait Reuni Akbar 212, Prabowo: Ada Upaya Besar Untuk Memanipulasi Demokrasi Di Indonesia

“Sudah saatnya kita bicara apa adanya. Mereka semua mengatakan yang 11 juta itu jadi 15 ribu itu bahkan ada yang bilang hanya 1.000. Ya terserah deh apa yang dia mau,” tuturnya.

Kemudian, kekesalan Prabowo juga berlanjut pada sikapnya yang menolak diwawancarai beberapa media arus utama yang hadir dalam kegiatan itu. Dia menuding media yang hadir hanya mencari-cari kesalahan dirinya setiap berpidato.

“Kalian ini mencari kesalahan saya saat berpidato, karena saya ini kalau ngomong gak pake teks,” jelasnya.

Sementara itu, Prabowo menilai adanya upaya besar untuk memanipulasi demokrasi di Indonesia terkait Reuni Akbar 212.

 

 

Load More Related Articles
Load More By Admin20
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Inilah ‘Benang Kusut’ Daftar Pemilih Tetap Pilpres 2019 Dalam Sorotan Kubu Prabowo-Sandi

Kubu pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandiaga, menyoroti Daftar Pemilih Tetap (DPT) s…