Home Nasional Sandiaga Berharap Kritik Prabowo Dijadikan Masukan Yang Positif Oleh Media Massa

Sandiaga Berharap Kritik Prabowo Dijadikan Masukan Yang Positif Oleh Media Massa

3 min read
0
0
6
Sandiaga Berharap Kritik Prabowo Dijadikan Masukan Yang Positif Oleh Media Massa

Sandiaga Uno, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 membantah Capres Prabowo Subianto sedang marahan dengan wartawan. Menurutnya, Prabowo hanya kesal lantaran media massa tidak objektif dalam pemberitaan Reuni Akbar 212.

“Pak Prabowo ingin agar media ini menjadi pilar demokrasi kita. Jangan media ini hilang dari objektivitas mereka sebagai pilar demokrasi. Ini sebuah kritik Pak Prabowo sudah disampaikan. Jangan terpecah belah, ini kita koreksi,” ujar Sandiaga saat di Malang, Kamis, 6 Desember 2018.

Sandiaga berharap dalam menulis berita, media massa lebih mengedepankan objektivitas dan melakukan cover both side. Ia juga berharap kritik Prabowo dijadikan sebagai masukan yang positif oleh media massa.

“Nanti kalau ada event-event berikutnya menuju 17 April 2019 Pilpres ini jangan media tidak objektif dalam memberitakan. Dan saya rasa, kita tentunya juga mengambil ini maknanya yang positif saja. Jangan lihat dari yang negatif,” kata Sandiaga.

Sandiaga Berharap Kritik Prabowo Dijadikan Masukan Yang Positif Oleh Media Massa
Sandiaga Berharap Kritik Prabowo Dijadikan Masukan Yang Positif Oleh Media Massa

Sandiaga membantah pernyataan keras Prabowo untuk media yang tidak memberi porsi pemberitaan 212 sebagai upaya bermusuhan dengan wartawan. Menurutnya, wartawan tidak salah, lantaran pimpinan redaksilah yang berhak menentukan headline di masing-masing media.

“Enggak musuhan lah. Pak Prabowo itu sayang sama anak-anak muda, sayang. Kalian kan sebetulnya ingin memberitakan tapi kan tentunya kebijakan dari pada pimpinan untuk dari segi headline-nya mana yang naik, mana yang tidak,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengatakan, saat ini media sudah dikuasai oleh pengusaha besar yang condong kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu. Dia meminta, harus ada pembatasan antara media dan kekuasaan.

“Kebijakan media itu yang harus menjadi autokritik, karena sekarang juga media dikuasai oleh pengusaha besar yang aktif di pemenangan dari paslon tertentu. Dan ini yang harus menjadi salah satu koreksi buat kita. Pembatasan media dan kekuasaan itu yang menjadi sangat penting buat ke depan,” ujar Sandiaga.

Namun demikian, Sandiaga berharap kritik Prabowo dapat dijadikan masukan yang positif oleh media massa.

Load More Related Articles
Load More By Admin20
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Inilah ‘Benang Kusut’ Daftar Pemilih Tetap Pilpres 2019 Dalam Sorotan Kubu Prabowo-Sandi

Kubu pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandiaga, menyoroti Daftar Pemilih Tetap (DPT) s…