Home Nasional Pernyataan Ma’ruf Amin Soal ‘Penculikan’, Gerindra: Upaya Mencari-Cari Kesalahan Prabowo Subianto

Pernyataan Ma’ruf Amin Soal ‘Penculikan’, Gerindra: Upaya Mencari-Cari Kesalahan Prabowo Subianto

3 min read
0
0
16
Pernyataan Ma'ruf Amin Soal 'Penculikan', Gerindra: Upaya Mencari-Cari Kesalahan Prabowo Subianto

Dalam acara istighosah dan doa bersama untuk bencana tsunami Selat Sunda di Banten, Sabtu, 29 Desember 2018. Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin menyinggung soal ‘penculikan’ dan mengatakan Joko Widodo tidak pernah menculik orang.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menilai pernyataan calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin perihal Joko Widodo tidak pernah menculik orang tidak perlu dilontarkan. Riza tidak menampik pernyataan itu menjadi sindiran terhadap calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

“Pernyataan itu tidak perlu, karena Pak Kiai itu ulama, harusnya menyejukkan,” ujar Riza, Sabtu, 29 Desember 2018.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin memuji Jokowi dan menyebut semua yang dilakukan capres petahana itu positif. Menurut dia, pemerintahan Jokowi dipenuhi kerja-kerja membangun infrastruktur seperti jalan, bandara, dan pelabuhan. Selain itu ada pula program pro rakyat, seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, dan sebagainya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria

“Semuanya positif, mana ada beliau menculik orang, menganiaya orang. Enggak pernah membunuh orang, enggak pernah,” ujar Ma’ruf  Amin dalam acara istighosah dan doa bersama untuk bencana tsunami Selat Sunda di Banten, Sabtu, 29 Desember 2018.

Menurut Riza, pernyataan itu hanya usaha mencari-cari kesalahan Prabowo karena elektabilitas Prabowo dan pasangannya, Sandiaga Uno terus mengalami tren peningkatan. Sehingga membuat Ma’ruf dan tim Jokowi kaget dan bingung.

Riza mengatakan, saat Prabowo dan Sandiaga berkampanye juga diterima banyak orang di berbagai tempat. Sambutan untuk keduanya selalu membludak, katanya, meski tanpa pengerahan massa.

Tetapi sebaliknya, ujar Riza, popularitas dan elektabilitas Jokowi – Ma’ruf cenderung stagnan, bahkan menurun. Kampanye pasangan tersebut di berbagai daerah, kata Riza, juga sepi meski massa sudah dikerahkan.

“Karena begitu pihak sebelah kaget, bingung, cari-cari kesalahan. Kalau Prabowo udah biasa dari dulu difitnah,” kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga ini.

Namun demikian, pernyataan Ma’ruf Amin soal ‘penculikan’, Gerindra menilai sebagai upaya mencari-cari kesalahan Prabowo Subianto.

Load More Related Articles
Load More By Admin20
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kompak, BPN: Prabowo-Sandi Sudah Cocok Pimpin Indonesia

Dalam menjalankan roda pemerintahan diperlukan kekompakan antara Presiden dan wakil Presid…