Home Nasional Fahri Hamzah Kritik KPU Terkait Pencoretan Dua Nama Panelis Debat Pilpres

Fahri Hamzah Kritik KPU Terkait Pencoretan Dua Nama Panelis Debat Pilpres

3 min read
0
0
21

Dua nama panelis debat capres dan cawapres dicoret Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kedua nama tersebut yakni mantan Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto (BW) dan koordinator ICW, Adnan Topan Husodo.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah, mengkritisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mencoret dua nama panelis debat Pilpres 2019. Menurut Fahri, jika memilih panelis ‘di ujung’ maka perannya bakal diragukan.

“KPU ini kan karena milih panelisnya di ujung. Akhirnya panelis itu kan diragukan oleh sini, diragukan oleh situ, dan akhirnya dia takut. Maka dibocorin saja sekaligus (pertanyaannya),” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin 7 Januari 2019.

Fahri menduga, peran panelis nantinya hilang karena hanya akan bilang ‘waktu habis’. Fahri juga mengatakan untuk panelis seharusnya diambil dari kampus dan terlegitimasi.

“Soal untung rugi dalam perdebatan itu belum tentu. Kalau capresnya itu jago, orang jago pun dia bisa kalah kan? Nggak usah takut. Terus takut itu pesanan siapa? Kan jadi jelek dong,” tutur Fahri.

Fahri Hamzah Kritik KPU Terkait Pencoretan Dua Nama Panelis Debat Pilpres
Fahri Hamzah Kritik KPU Terkait Pencoretan Dua Nama Panelis Debat Pilpres

Sementara, masyarakat tidak tahu apa dasar pemilihan panelis tersebut lantaran saat ini panelis dipilih ketika ‘diujung’ momen debat.

“Padahal harusnya panelis itu digodok dari awal. Ngapain saja KPU sudah 4-5 tahun ini? Kan harusnya begitu SK keluar, dia langsung kerja. Siapin, UU-nya, sudah ada kok. UU kan 2017, harusnya begitu ada UU langsung mulai kerja,” jelasnya.

Politisi PKS ini juga menuding, sejak awal KPU tidak mempersiapkan panelis debat. Imbasnya KPU hanya ‘mencomot’ saja dan lantas menjadi kontroversi.

“Akhirnya peran panelis dihilangkan, jadilah ini nanti kayak cerdas cermat. Kalau di kampung saya cerdas tangkas. Sejak SMP saya sudah cerdas tangkas. Masa mau jadi presiden cerdas tangkas lagi?” pungkas Fahri.

Debat Pilpres 2019 akan digelar sebanyak lima kali. Debat putaran pertama rencananya digelar pada Kamis, 17 Januari 2019 mendatang. Sedangkan tema yang diangkat, adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Debat pertama akan disiarkan empat lembaga penyiaran, yaitu TVRI, RRI, KOMPAS TV, dan RTV.

 

Load More Related Articles
Load More By Admin20
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kompak, BPN: Prabowo-Sandi Sudah Cocok Pimpin Indonesia

Dalam menjalankan roda pemerintahan diperlukan kekompakan antara Presiden dan wakil Presid…