Home Nasional Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?

Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?

3 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?
0
59
Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi? (channelrakyat.com)

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyiapkan strategi dorongan besar untuk mengatasi krisis energi di Indonesia. Rencana jangka pendek dan jangka panjang di bidang energi segera diterapkan saat keduanya menerima mandat dari rakyat pada 17 April 2019 nanti.

Hal tersebut dikatakan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika di Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/2).

“Pak Prabowo punya beberapa pemikiran, dalam jangaka pendek yang akan beliau instruksikan adalah harus segera kurangi ketergantungan kepada bensin dan solar dan batu bara. Mungkin kita tidak defisit, tapi kita fikirkan tentang dampak lingkungannya,” ujar anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika.

Dikatakan Haryadin, salah satu konsumen terbesar dari bahan bakar minyak adalah kendaraan bermotor. Sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil, Prabowo akan memberikan insentif bagi kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif serta melakukan konversi bahan bakar untuk kendaraan bermotor.

Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi? (channelrakyat.com)
Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?

“Di era SBY pernah ada wacana konversi energi untuk kendaraan bermotor. Namun saat itu belum sepakat siapa yang akan bangun konverter. Langkah ini adalah satu cara yang bisa lebih cepat sehingga subsidi bisa diarahkan bukan hanya untuk subsidi harga, tapi untuk converter,” jelas Harryadin.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, mantan Danjen Kopassus ini akan membangun industri biofuel. Harryadin mengatakan, konsep industri biofuel ala Prabowo bertumpu pada visi menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil bioetanol terbesar di dunia.

Karenanya sebagai negeri agraris, Indonesia mempunyai modal utama untuk mewujudkan industri tersebut.

“Kita punya lahan. Menurut data, ada 10 juta hektare lahan tidak produktif. Prabowo mentargetkan 2 juta hektare dikonversi ke bioetanol estate dengan sekema public private poeple partnership,” tandasnya.

Jadi rakyat atau petani, pengusaha dan negara semua terlibat dalam industri ini. Inilah yang akan menjadi satu dorongan besar untuk energi.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional
Comments are closed.

Check Also

Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi

Lembaga Pers Pakistan (PPF) mengecam keras kekerasan terhadap wartawan saat kerusuhan dala…