Home Nasional Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara

Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara

2 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara
0
73
Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara (channelrakyat.com)

Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut anggaran negara bocor hingga 25 persen. Pemerintahan era Petahana menantang Prabowo untuk membuktikan pernyataan tersebut.

Kemudian, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno memberikan bukti mengenai kebocoran anggaran negara. Dia menyebut antara lain korupsi yang dilakukan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Supian Hadi (SH).

Adapun, pernyataan Sandiaga itu sekaligus menjawab tantangan pemerintah dan juga Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu Petahana.

“Bukti kebocoran korupsi dengan tersangka seorang bupati di Kalimantan. Akibat ulahnya, negara rugi hingga Rp 5,8 triliun,” kata Sandiaga di Jakarta, Minggu (10/2).

Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara (channelrakyat.com)
Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara

Dikatakan Sandiaga, data-data mengenai kebocoran anggaran bisa ditemukan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Buktinya (kebocoran anggaran) banyak di KPK dan BPK,” ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga lantas berjanji bakal menutup celah kebocoran anggaran negara apabila diberikan amanat memimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Seperti saat memimpin DKI Jakarta lalu.

“Saya pernah di DKI Jakarta, satu 1 tahun saja berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan aset yang lebih baik. Nilainya bisa sampai ratusan triliun itu dari 1 provinsi saja di DKI Jakarta jadi saya mengalami sendiri,” jelasnya.

“Kuncinya adalah kesamaan pandangan kita bahwa harus meningkatkan pengelolaan aset pengelolaan anggaran supaya tidak terjadi kebocoran dan bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Itu kuncinya,” lanjut Sandiaga.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu Petahana, Misbakhun mengkritik pernyataan Prabowo Subianto mengenai kebocoran dana APBN sampai 25 persen. Politikus Golkar yang dikenal getol membela kebijakan Petahana itu menganggap pernyataan Prabowo tidak disertai data valid.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional
Comments are closed.

Check Also

Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi

Lembaga Pers Pakistan (PPF) mengecam keras kekerasan terhadap wartawan saat kerusuhan dala…