Home Nasional Tebang Pilih Soal Kasus Ketua PA 212, Penegakan Hukum Saat Ini Bunuh Diri

Tebang Pilih Soal Kasus Ketua PA 212, Penegakan Hukum Saat Ini Bunuh Diri

3 min read
0
0
18
Tebang Pilih Soal Kasus Ketua PA 212, Penegakan Hukum Saat Ini Bunuh Diri (channelrakyat.com)

Pada Kamis, 7 Februari 2019, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif diperiksa di Markas Polres Kota Surakarta atas kasus dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye. Hal tersebut berkaitan dengan ceramahnya dalam kegiatan acara Tablig Akbar 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019 lalu.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera, memperingatkan aparat penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam kasus dugaan pelanggaran pemilu dengan tersangka Slamet Ma’arif, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212.

“Kalau ini tebang pilih, maka buat saya pemerintah bunuh diri: penegakan hukum bunuh diri. Mestinya semua dilakukan dengan penuh asas profesionalitas dan netralitas,” ujar Mardani Ali Sera, di Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.

Meski begitu, ia tetap menghormati proses hukum terhadap Slamet Ma’arif. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tetap memberikan bantuan untuk Slamet Maarif, meski yang bersangkutan sudah mempunyai pengacara.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera (channelrakyat.com)
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera

“Kami akan memberikan bantuan hukum karena bagaimana semua yang diproses hukum harus kita hormati,” kata Mardani.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga enggan menilai penetapan tersangka Slamet Ma’arif kental nuansa politis. Namun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga memastikan tetap akan mengawal proses hukum Slamet Ma’arif.

“Saya tidak ingin memframing tetapi kita ingin mengawal proses yang ada ini agar Slamet Ma’arif mendapatkan bantuan hukum,” pungkasnya.

Diketahui, polisi menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif, menjadi tersangka. Sebelumnya Slamet menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, terkait dugaan tindak pidana pelanggaran kampanye di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2).

Penetapan Slamet sebagai tersangka diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang dikirim ke Slamet Ma’arif dan beredar di media sosial. Surat panggilan tersebut dikeluarkan pada Sabtu (9/2) dan ditandatangani Kasatreskrim Kompol Fadli, selaku penyidik dalam kasus ini.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Prabowo Gelar Acara Diskusi Bersama Mantan Jendral AS Di Hambalang

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggelar sebuah acara dikusi dengan mengha…