Home Nasional Terkait WNA Pemilik e-KTP, Kemendagri Tawarkan Bantuan Pengecekan DPT Ke KPU

Terkait WNA Pemilik e-KTP, Kemendagri Tawarkan Bantuan Pengecekan DPT Ke KPU

3 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Terkait WNA Pemilik e-KTP, Kemendagri Tawarkan Bantuan Pengecekan DPT Ke KPU
0
46
Terkait WNA Pemilik e-KTP, Kemendagri Tawarkan Bantuan Pengecekan DPT Ke KPU (channelrakyat.com)

Kabar mengenai Warga Negara Asing ( WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( E-KTP) masuk dalam DPT kini sudah beredar luas dan menjadi viral. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat tawaran dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk membantu  melakukan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh terkait ramainya isu Warga Negara Asing ( WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( E-KTP) masuk dalam DPT.

Dikatakan Zudan, pihaknya akan berupaya membantu KPU untuk memastikan tidak ada WNA yang masuk dalam DPT.

“Jadi kami tawarkan KPU, beri kami DPT-nya, kami sisir, kami cocokkan apakah ada WNA yang masuk dalam DPT atau tidak,” ujar Zudan saat konferensi pers di Kantor Kemdagri, Jakarta Pusat, Rabu (27/2).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh (channelrakyat.com)
Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh

Zudan menerangkan, Kemdagri secara resmi akan menyampaikan tawaran tersebut kepada pihak KPU. Kerja sama tersebut, ujarnya, akan bersifat rahasia antara KPU dan Kemendagri.

Menurut Zudan, Kemendari akan menyampaikan hasil penyisiran kepada KPU. Proses pengecekan tersebut diprediksi Zudan akan memakan waktu paling lama empat hari.

“Kami akan bantu KPU, tolong serahkan DPT-nya pada kami, nanti akan kami sisirkan data kalau ada WNA yang masuk dalam DPT. Nanti kami serahkan dengan penuh kerahasiaan ke KPU untuk perbaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, viral bahwa ada WNA asal China yang memiliki E-KTP. WNA dengan inisial Guohui Chen (GC) tersebut berdomisili di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kemudian nama GC tercantum dalam DPT Pemilu 2019.

Mengenai NIK milik GC yang sama dengan seorang WNI berinisial Bahar (B), Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, hal itu terjadi karena kekeliruan petugas saat pencantuman data dalam DPT.

Namun demikian, rasanya sangat janggal kalau memang itu terjadi karena kekeliruan petugas saat pencantuman data dalam DPT. Terlebih lagi perbedaan nama yang sangat kontras antara Guohui Chen (GC) dan Bahar (B). Apakah petugas tidak bisa membedakan mana yang WNA dan mana yang WNI?

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional
Comments are closed.

Check Also

Tumbangkan Jokowi, Prabowo Unggul 61,26 Persen Di Riau

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Un…