Home Nasional Migrasi Suara, Prabowo-Sandi Unggul Di Atas 50 Persen

Migrasi Suara, Prabowo-Sandi Unggul Di Atas 50 Persen

2 min read
0
0
40
Migrasi Suara, Prabowo-Sandi Unggul Di Atas 50 Persen (channelrakyat.com)

Fenomena migrasi suara terjadi saat menjelang pemungutan suara Pilpres 2019. Sehingga berimbas pada elektabilitas pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga semakin menguat, sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-Maruf melemah.

Hal itu dikarenakan banyak calon pemilih paslon 01 berpindah dukungan ke paslon 02. Bahkan, kini migrasi pemilih Jokowi makin meluas di berbagai latar belakang pemilih.

Demikian rilis lembaga riset dan pemantau pemilu, New Indonesia merilis hasil survei Pilpres 2019, Senin (1/4). Hasilnya, elektabilitas Prabowo-Sandi 51,8 persen dan Jokowi-Maruf 44,2 persen.

“Jokowi-Maruf melemah justru saat pemungutan suara tinggal hitungan hari. Sementara dukungan pada Prabowo-Sandi mengalami trend penguatan,” ujar Direktur Eksekutif New Indonesia, David Haerantula di Jakarta.

Migrasi Suara, Prabowo-Sandi Unggul Di Atas 50 Persen
Migrasi Suara, Prabowo-Sandi Unggul Di Atas 50 Persen

David Haerantula menjelaskan, dibandingkan hasil servei New Indonesia pada akhir tahun lalu, peningkatan elektabilitas Prabowo-Sandi melesat jauh. Desember 2018, Jokowi-Maruf (49,8 persen) dan Prabowo-Sandi (42,3 persen).

“Selain migrasi suara, faktor lain adalah pemilih galau atau undecided voters yang masih cukup signifikan cenderung mengarahkan pilihan ke paslon 02,” jelasnya.

Ada empat faktor kuat kenapa terjadi migrasi suara dan undecided voters cenderung memilih paslon nomor urut 02. Faktor tersebut antara lain;

Pertama, Prabowo-Sandi berhasil optimal dalam debat. Kedua, petahana gagal memenuhi janji kampanye Pilpres 2014. Dan itu mudah dilacak di digital.

Ketiga, isu penyebar hoax yang dialamatkan tim kampanye Jokowi-Maruf kepada kubu Prabowo-Sandi justru kontra produktif. Dan keempat, masalah kesulitan lapangan pekerjaan dan mahalnya harga-harga kebutuhan pokok (sembako) benar-benar dirasakan publik.

Adapun, Survei New Indonesia dilaksanakan pada 10-21 Maret 2019 di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1.225 orang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat.

Kemudian, survei dilakukan pada tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,8 persen. Survei juga dilengkapi dengan riset kualitatif dan kajian terhadap media.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Hitungan Rekat, Prabowo-Sandi Lebih Unggul 67,8 Persen

Perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto…