Home Nasional KPU Akui Salah Input Data C1 Di 5 Wilayah Indonesia

KPU Akui Salah Input Data C1 Di 5 Wilayah Indonesia

3 min read
Komentar Dinonaktifkan pada KPU Akui Salah Input Data C1 Di 5 Wilayah Indonesia
0
40

Berita mengenai kesalahan input data C1 di Situng milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus beredar di media sosial. Hal tersebut, dikarenakan sejumlah data yang diperlihatkan dalam sistem informasi penghitungan suara (Situng) di situs resmi KPU menunjukan hasil yang berbeda.

Form C1 yang diunggah dari Tempat Pemungutan Suara (TPS), tidak sesuai dengan yang diinput oleh KPU dalam Situng. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku telah terjadi kesalahan input data dalam situng di 5 daerah.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid mengatakan 5 daerah yang mengalami kesalahan input data C1 adalah Maluku, NTB, Jawa Tengah, Riau, dan Jakarta Timur. Kesalahan tersebut dari 1 TPS dari masing-masing daerah tersebut.

“Terkait dengan beredarnya informasi salah input di Situng KPU, memang informasi itu sudah masuk di kita. Masuk di 5 daerah, 1 TPS masing-masing di Maluku, NTB, Jawa Tengah, Riau dan Jakarta Timur,” kata Pramono saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).

KPU Akui Salah Input Data C1 Di 5 Wilayah Indonesia (channelrakyat.com)
KPU Akui Salah Input Data C1 Di 5 Wilayah Indonesia

Namun demikian, Pramono mengapresiasi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam memantau penghitungan suara di Pemilu serentak 2019. Karena, dengan partisipasi masyarakat yang mengoreksi hal tersebut, membuktikan Situng KPU menjadi tolak ukur dari masyarakat.

“Dan itu memang yang kita tunggu dari publikasi Situng kita. Memang kita menunggu informasi, masukan dari masyarakat. Sehingga betul-betul fungsi publikasi dari Situng itu maksimal,” ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga menyatakan siap melakukan koreksi terhadap kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penghitungan suara. Informasi kesalahan dalam input data itu, kata Pramono, akan diteruskan ke daerah setempat untuk dikoreksi.

“Langsung diganti di tampilannya. Jadi nanti kalau ada yang keliru itu langsung di kita informasikan di daerah setempat kemudian di daerah setempat yang akan melakukan koreksi. Karena scan upload dan entri data Situng itu tersebar di KPU Kabupaten/Kota bukan dilaksanakan oleh KPU RI,” tuturnya.

“Sehingga informasi kekeliruan atau ketidak akuratan itu nanti masuk di kita, itu langsung kita teruskan ke KPU masing-masing untuk dilakukan koreksi di tempatnya sana,” lanjut Pramono.

Sementara itu, dengan pengakuan tersebut, masyarakat bisa menilai bagaimana kinerja KPU. Namun, bagaimana pun juga masyarakat tetap menunggu hasil dari keseluruhan input data C1 di situng milik KPU.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional
Comments are closed.

Check Also

Tumbangkan Jokowi, Prabowo Unggul 61,26 Persen Di Riau

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Un…