Home Nasional Dukung Pansus Pemilu 2019, Sandiaga Kritik Sistem KPU Jadul Banget

Dukung Pansus Pemilu 2019, Sandiaga Kritik Sistem KPU Jadul Banget

3 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Dukung Pansus Pemilu 2019, Sandiaga Kritik Sistem KPU Jadul Banget
0
61
Dukung Pansus Pemilu 2019, Sandiaga Kritik Sistem KPU Jadul Banget (channelrakyat.com)

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menilai usulan dibentuknya panitia khusus atau Pansus Pemilu 2019, merupakan hal baik. Dikarenakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan dana sebesar Rp 25 triliun untuk penyelenggaraan serentak, masih banyak kekurangan.

Sandiaga mengatakan, banyak hal yang harus dikoreksi dan diperbaiki dari pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Di satu sisi, Sandiaga juga mengetahui jika anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pelaksanaan Pemilu 2019 tidaklah sedikit.

“Dalam koridor untuk memperbaiki jalannya pemilu, dengan Rp 25 triliun yang digelontorkan untuk pemilu ini, saya melihat pemilu 2019 masih banyak sekali yang harus kita teliti, kita analisa, karena belum efektif,” tutur Sandiaga di Universitas Bakrie, Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Secara teknis Sandiaga mencontohkan bobroknya sistem penyelenggaraan pemilu,  mengenai sistem dana kampanye. Sebagai orang keuangan, selama masa Pemilu Sandiaga terus memberi laporan yang disiapkan dan diserahkan ke pihak KPU.

Dukung Pansus Pemilu 2019, Sandiaga Kritik Sistem KPU Jadul Banget (channelrakyat.com)
Dukung Pansus Pemilu 2019, Sandiaga Kritik Sistem KPU Jadul Banget

Meskipun faktanya, menurut Sandiaga, KPU masih menggunakan cara lama untuk melakukan input penghitungan. Padahal, di era digital dan dengan dana yang digelontorkan harusnya KPU bisa lebih siap dan canggih.

“Bulan per bulan saya berikan laporan walau pun tidak diharuskan KPU, sampai akhirnya KPU sistemnya tak siap, tidak optimal sampai akhirnya laporan itu kami masukan secara manual melalui program excel (seperti) 30 tahun lalu, jadul banget,” kritik Sandiaga.

Oleh sebab itu, Sandiaga ingin kinerja KPU bisa dievaluasi terbuka. Salah satunya melalui dibentuknya Panwas Pemilu. Sehingga, usulan Gerindra dan PKS di paripurna DPR RI kemarin dapat ditindaklanjuti positif.

“Ini untuk kebaikan bangsa harus kita lakukan sbagai perbaikan berkelanjutan atas demokrasi kita,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Diketahui, usul Pansus Pemilu awalnya disampaikan oleh anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ledia Hanifa, dalam Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 8 Mei 2019.

Usulan tersebut didasari atas jatuhnya KPPS yang menjadi korban jiwa usai mengawal Pemilu 2019. Kemudian, usulan itu didukung oleh Bambang Haryo Soekartono dari Fraksi Partai Gerindra juga menyatakan setuju.

Adapun, Partai Demokrat dan PAN memilih tidak bersuara. Padahal, perwakilan fraksi mereka turut hadir dalam rapat yakni Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono dan anggota Fraksi PAN, Ali Taher.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Nasional
Comments are closed.

Check Also

Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi

Lembaga Pers Pakistan (PPF) mengecam keras kekerasan terhadap wartawan saat kerusuhan dala…