Home Internasional Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi

Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi

3 min read
0
0
23
Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi (channelrakyat.com)

Lembaga Pers Pakistan (PPF) mengecam keras kekerasan terhadap wartawan saat kerusuhan dalam aksi penolakan hasil Pemilu pada 21-22 Mei 2019 lalu. Diketahui, saat kerusuhan terjadi wartawan pun mendapat kekerasan dari aparat.

Kecaman tersebut juga disampaikan Sekretaris Jenderal PPF dalam surat yang dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Sekretaris Jenderal PPF Owais Aslam Ali dalam suratnya telah mengecam serangan terhadap jurnalis yang bekerja di garis tugas,” kata PPF dalam keterangan pers yang diterima, Senin (27/5).

Selain itu, Aslam Ali juga mendesak pihak berwenang di Indonesia untuk menyusut tuntas mengenai kekerasan terhadap wartawan tersebut.

“PPF mendesak pihak berwenang untuk segera menyelidiki masalah ini dan menahan para petugas dan pengunjuk rasa yang terlibat di belakang menyerang wartawan,” tegasnya.

Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi (channelrakyat.com)
Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lembaga Pers Pakistan Surati Jokowi

Sebelumnya, saat meliput aksi 22 Mei 2019, sejumlah wartawan menjadi korban kekerasan aparat. Menurut verifikasi yang dilakukan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) terdapat setidaknya tujuh orang wartawan yang mengalami kekerasan, intimidasi maupun persekusi.

Mereka adalah Budi Tanjung (Jurnalis CNNIndonesia TV), Ryan (CNNIndonesia.com), Fajar (Jurnalis Radio MNC Trijaya), Fadli Mubarok (Jurnalis Alinea.id), dan dua jurnalis RTV yaitu Intan Bedisa dan Rajaheng Mutiara.

Dalam keterangannya, AJI Jakarta mencontohkan tindakan yang dialami wartawan Transmedia Budi Tanjung yang dipukul di bagian kepala. Selain itu, rekaman video di ponsel miliknya juga dihapus oleh anggota Brimob di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) dini hari.

Bukan hanya aparat keamanan, AJI juga menyebut massa aksi juga turut melakukan kekerasan terhadap wartawan yang sedang bertugas. Mereka melakukan persekusi dan merampas peralatan kerja seperti kamera, telepon genggam, dan alat perekam.

Adapun AJI Jakarta, bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers juga telah menyampaikan kecaman atas kejadian-kejadian tersebut. AJI Jakarta dan LBH Pers juga mendesak aparat keamanan dan masyarakat luas untuk menghormati kemerdekaan pers, tanpa ada intimidasi serta menghalangi kerja wartawan di lapangan.

Load More Related Articles
Load More By channelrakyat.com
Load More In Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Ditemukan Luka Tembak Dari Hasil Autopsi Jasad Harun Al Rasyid

Hasil autopsi terhadap Harun Al Rasyid, remaja 15 tahun yang menjadi korban tewas kerusuha…